Showing posts with label penjualan. Show all posts
Showing posts with label penjualan. Show all posts

Tips Sukses Dalam Pameran

Pameran merupakan pusat ajang perusahaan menjual produk mereka. Persaingan di dalamnya sangat ketat sekali dalam menjaring pelanggan. Sehingga berbagai car diupayakan agar bisa mendapat omset yang besar. Salah satu faktor utama yang paling penting adalah bagaimana anda mendesain booth atau stan anda sehingga banyak pengunjung berdatangan. Di bawah ini terdapat beberapa tips agar performance anda dalam menampilkan produk bisa sukses sehingga menghasilkan keuntungan yang besar.

Pencahayaan yang baik
Berikan pencahayaan berupa lampu-lampu yang mengarah ke setiap item yang di tampikan. Hitung seberapa banyak lampu pada booth yang diperlukan dan perhatikan bagaimana pencahayaan dapat menarik mata anda ke arah item. Tidak hanya dua atau tiga lampu setiap stan, beri beberapa lampu yang digunakan secara efektif untuk menyoroti bagian utama dalam booth.

Beri ruang terbuka Walaupun memiliki ruang yang cukup besar untuk pameran. Sebaiknya akses ke dalam booth anda terbuka lebar dan tidak sedikitpun dari rak furnitur jalan masuk. Beri ruang agar leluasa bergerak di sekitar booth. Penggunaan warna yang mencerminkan produk Beri sentuhan warna booth yang memiliki satu tema warna produk yang ingin di tampilkan. Sehingga terlihat nilai artistik pada booth anda. Produk yang menyatu dengan tampilan booth Seperti permaianan warna, buat tampilan booth sehingga bisa menyatu dengan tampilan produk. Misalkan dengan menambah aksesoris pendukung.

Tampilkan produk dengan di buat tingkatan
Seleksi produk-produk anda, mana saja menurut anda menjadi primadona. Beri tingkatan pada display booth anda, sehingga memudahkan para pengunjung melihat-melihat produk anda.

Jangan terlalu banyak menampikan produk
Meskipun sudah memposisikan tempat display dengan baik dan ruang cukup. Jangan memberikan terlalu banyak pilihan produk di satu tempat display, agar menghindari kesemerawutan.  Berikan suasana ceria dan bersahabat Arahkan pegawai penjaga booth anda untuk memberikan pelayanan dengan murah senyum dan ramah tamah. Jangan biarkan sampai terlihat ada yang terlihat muka bosan dan hanya duduk-duduk saja, buatlah lebih hidup booth anda. Kesan pertama booth Buat agar booth anda mendapat kesan pertama yang baik. Walaupun dari jarak jauh booth anda sudah terlihat menarik. Tampilkan produk berkualitas tinggi Jangan berikan kesan kepada pengunjung betapa murahnya produk anda. Walaupun produk anda lebih murah dari saingan anda, buatlah lebih menarik dalam penampilannya. Misalnya dengan memberikan 
pelindung atau pembungkus agar terlihat produk anda lebih ekslusif.



Booth dengan Biaya Minimal

Membangun sebuah display penjualan atau booth outlet dalam suatu pusat perdagangan dapat menjadi pengalaman yang sangat mahal jika Anda tidak hati-hati. Seperti terlihat di mana-mana, biasanya mereka akan membuat pengeluaran membesar hanya untuk display Anda, grafis, pengiriman, penyewaan furnitur,drayage, dan sebagainya.
Namun, bila Anda memilki persiapan dengan beberapa tips display, Anda dapat menghabiskan sebagian kecil dari apa yang booth saingan Anda habiskan untuk membayar segalanya dengan tidak memiliki display yang menguntungkan.


Memulai Hubungan Panjang dengan Pelanggan

Ada suatu pendapat di industri pemasaran bahwa Anda tidak seharusnya menjual setelah pembelian terjadi . Dengan kata lain, ketika seseorang telah memutuskan untuk membeli produk dan jasa Anda, berhentilah menjual. Namun demikian, jangan pernah berhenti untuk kembali meyakinkan keputusan pembelian yang telah dilakukan oleh pelanggan baru Anda.
Ketika suatu keputusan pembelian telah dibuat, yakinkan kembali pelanggan baru Anda bahwa ia tidak akan pernah menyesali keputusan tersebut. Kekecewaan pelanggan setelah pembelian terkadang adalah hal yang wajar dan Anda tentu saja tidak mau membiarkan hal tersebut berkepanjangan sehingga mereka akan kabur.

Berikut adalah 10 cara untuk mengukuhkan keputusan pembelian yang telah dibuat dan memulai hubungan bisnis jangka panjang dengan pelanggan baru Anda:
  • Hubungi kembali pelanggan-pelanggan baru Anda tersebut setelah pembelian produk dan jasa Anda. Ungkapkan kembali betapa senangnya Anda dan betapa Anda mengharapkankan bahwa produk dan jasa tersebut memang benar menguntungkan bagi mereka.
  • Ceritakan mengenai pelanggan lainnya yang telah membeli produk dan jasa Anda dan betapa puasnya mereka saat ini.
  • Kirim ucapan kartu terima kasih karena telah menjadi pelanggan Anda.
  • Ajari pelanggan baru Anda perihal prospek dari produk dan jasa Anda di masa yang akan datang. Berikan kepada mereka penjelasan yang singkat, jelas, dan padat perihal apa yang seharusnya mereka lakukan dan apa yang akan Anda lakukan sebagai penjual untuk menjamin kenyamanan.
  • Beritahukan kepada pelanggan baru Anda bagaimana caranya untuk mendapatkan informasi dan bantuan teknis andaikan mereka memiliki pertanyaan atau mendapatkan masalah dari produk dan jasa yang telah mereka beli dari Anda di kemudian hari.
  • Jika Anda menggunakan jasa pihak ketiga (kurir), beritahukan kapan persisnya produk tersebut diberangkatkan dari tempat Anda. Anda pun harus proaktif untuk menanyakan kepada kurir Anda untuk memastikan produk tersebut selamat sampai di tujuan. 
  • Sehubungan dengan tip di atas, sediakan suatu sistem dimana pelanggan Anda dapat melacak status pengiriman dari produk Anda tersebut.
  • Hubungi kembali pelanggan Anda tersebut seminggu setelah pembelian atau pengiriman untuk memastikan produk tersebut sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Lakukan hal yang sama sebulan setelahnya.
  • Simpan e-mail pelanggan-pelanggan Anda dan secara periodik, kirim berita perkembangan seputar bisnis Anda (atau mungkin produk dan jasa baru dari Anda). Lanjutkan hubungan baik Anda dengan pelanggan-pelanggan Anda setelah pembelian dilakukan dan jangan pernah berhenti.
  • Beritahukan kepada pelanggan-pelanggan Anda saat ini seputar penawaran terbaru dan diskon special dari waktu ke waktu. Pelanggan-pelanggan Anda sketika mereka puas dengan kinerja Anda, mereka tak akan segan-segan memberitahukan hal tersebut kepada yang lainnya.
Untuk meliahat tips lain mengenai usaha, silahkan KLIK DISINI


Mempersiapkan Show Stan dalam Pameran Dagang

Sebagai pemilik usaha kecil, khususnya mereka yang berada di fase start up, mempersiapkan sebuah pameran dagang bisa menjadi waktu yang sangat menakutkan dan frustasi. Apa langkah kita dan bagaimana mempersiapkannya? Menjadi Peserta di sebuah pameran dagang dapat menjadi salah satu gerakan yang paling penting dalam bisnis Anda, Anda akan memerlukan rencana promosi yang solid untuk menarik pengunjung untuk stan pameran dagang yang Anda tampilan. Dengan mengerahkan strategi untuk memaksimalkan lalu lintas stand, Anda akan memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan penjualan dan mencapai tujuan target Anda. Anda harus merancang strategi yang membuat stan pameran dagang Anda terlihat menonjol dalam keramaian.


7 Kesalahan Mematikan dalam Menjual

Semua batang pohon akan keluar getahnya ketika ditebang namun setelah itu pohon akan banyak mengeluarkan banyak cabang banyak daun dan banyak buah. Cacian makian kritikan cemoohan dan sindiran adalah upaya orang lain untuk mengkerdilkan motivasi kita. Yakin kalau sudut pandang kita positif pasti positif hasilnya yang mana cemoohan dan sindiran tersebut akan kita gunakan sebagai motivasi kita untuk membuktikan bahwa kita bisa.
Kita gagal dalam memasarkan dan banyak penolakan itu hal yang wajar. ibarat kita naik kendaraan maka resiko terburuk adalah kecelakaan, sama dengan kita selaku marketing resiko terburuk adalah ditolak. Jadi ditolak ibarat makanan sehari hari.
Kalimat sulit tapi bisa dengan bisa tapi sulit mengandung unsur kata sama tetapi mengandung pegaruh yang berbeda.kalimat sulit tapi bisa berakhir pada sikap optimis sedangkan kalimat kedua cenderung mendorong sikap pesimis dan menyatakan kalah sebelum bertanding.

Sangat mudah untuk melakukan kesalahan ketika mempelajari cara untuk menjadi seorang penjual yang hebat.

1. Terlalu banyak Bicara.
Ketika bicara, Anda tidak mendengarkan. Ketika tidak mendengarkan, Anda  tidak mempelajari ambisi, keinginan, perasaan, gaya hidup, kebutuhan, kesukaan, pemikiran dan keinginan pelanggan Anda. Ketika melakukan penjualan, kemungkinan besar Anda tidak mencapai tujuan.

2. Lebih mementingkan produknya
Jangan menganngap produk Anda lebih penting daripada pembelinya. Ini hal yang menjebak. Luangkan lebih banyak waktu atas produk atau peluang yang Anda tawarkan pada pelanggan Anda. Inilah pekerjaan Anda sebagai penjual: menemukan apa yang pelanggan Anda cari dan kemudian memberikan apa yang mereka butuhkan.

3. Berfokus pada fitur, Bukan Kelebihan
Alasan seseorang membeli aspirin adalah karena mereka ingin segera sembuh dari sakit kepala. menyembuhkan sakit kepala adalah kelebihan dari aspirin. Fitur dan bahan kimia dari aspirin itu tidaklah penting. Keuntungan yang diinginkan adalah menyembuhkan rasa sakit kepala.

4. Menggunakan Pendekatan "satu untuk semua"
Memperlakukan semua pelanggan Anda dengan cara yang sama akan mengurangi kesempatan Anda meraih kesuksesan. Kita semua berbeda-beda dalam pola pikir, cara bicara, dan pengambilan tindakan.
Asahlah kemampuan mendengarkan Anda untuk membantu menentukan karakteristik setiap pelanggan sehingga Anda bisa menyesuaikan presentasi Anda.

5. Menawarkan Terlalu Banyak Pilihan
Saat ini kita dibanjiri dengan banyak pilihan. Ini membuat banyak dari kita menjadi bingung, frustasi, dan "kehilangan semangat". Bagaimana kita memilih satu dari semua pilihan yang ada? Buatlah produknya menjadi hidup dengan cara menggunakan kata-kata yang hidup dan memberikan gambaran, demontrasi dan janji-janji berkuasa yang akan membuat pelanggan Anda menginginkannya. Jangan membuat pelanggan Anda tenggelam dalam terlalu banyak pilihan.

6. Tidak menanggapi Keberatan

7. Lupa melakukan closing.

 Untuk melihat gerobak usaha yang lain silahkan klik disini


Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More